Bagi Anda yang Membutuhkan Jasa Lembaga Super Family Consulting...Kami Siap Membantu Permasalahan Anda !!!

tausiyah keluarga super

07 Mei 2010

UMROH LIBURAN PLUS TRAINING ISLAMIC HYPNOPARENTING


PROGRAM PAKET UMROH LIBURAN BERSAMA SUPER FAMILY ANGKATAN KE-VII
9 HARI BY GARUDA INDONESIA AIRLINES
TANGGAL 21-29 JUNI 2010

HARI ACARA
1 Senin JAKARTA – JEDDAH – MADINAH
09.00 JAMAAH KUMPUL DI TERMINAL 2 D-E GA 980
11.20 JAMAAH BERTOLAK MENUJU JEDDAH SOE-HAT
18.00 JAMAAH TIBA DI JEDDAH, SETELAH PEMERIKSAAN IMIGRASI,
PERSIAPAN PERJALANAN MENUJU MADINAH,
2 Selasa MADINAH
00,30 TIBA DIMADINAH CHECK IN HOTEL MADINAH / ISTIRAHAT DALLAH
MEMPERBANYAK IBADAH DI MASJID NABAWI THOYIBAH
3 Rabu MADINAH
07,00 SETELAH SARAPAN MENGUNJUNGI MASJID QUBA', MASJID QIBLATAIN
MASJID KHONDAQ, PASAR KURMA, JABAL UHUD, PERCETAKAN AL QUR’AN
BERIBADAH DI MASJID NABAWI, KE RAUDHOH
4 Kamis MADINAH – MAKKAH
07.00 SETELAH SARAPAN DAN MANDI IHROM DI HOTEL, CHECK OUT
JAMAAH MENUJU MAKKAH DENGAN PERSIAPAN MIQOT DI BIR ALI
REHAB FIRDOUS / CHEK IN HOTEL, ISTIRAHAT DITERUSKAN UMROH DI MASJIDIL
HARAM
5 Jumat MAKKAH
07.00 ZIARAH KE JABAL TSUR, JABAL NUR, MINA, MUZDALIFAH, ARAFAH, MASJID BUS AC
JA’RONAH MENGAMBIL MIQAT BAGI YANG BER-UMROH SUNNAH
6 Sabtu MAKKAH
07.00 BERKUNJUNG KE PETERNAKAN UNTA, ZIARAH KE MASJID HUDAIBIAH, BUS AC
DAN MENGAMBIL MIQAT UNTUK UMRAH KETIGA
7 Minggu MAKKAH
PERSIAPAN SHALAT JUM’AT & MEMPERBANYAK IBADAH DI MASIJIDIL HAROM
8 Senin MAKKAH - JEDDAH – JAKARTA
06.00 JAMAAH THAWAF WADA' DAN PERSIAPAN UNTUK KEMBALI KE TANAH AIR
10.00 JAMAAH BERANGKAT KE JEDDAH CITY TOUR :MASJID TERAPUNG, LAUT BUS AC
MERAH, BALAD SHOPPING CENTER DILANJUTKAN MENUJU
BANDARA INT’L KING ABDUL AZIZ, JEDDAH
18.15 JAMAAH BERTOLAK KE TANAH AIR GA 981
9 Selasa JAKARTA SOEKARNO
11.30 INSYA' ALLAH JAMAAH TIBA DI JAKARTA HATTA
Selesailah Ibadah Umroh bersama Kami,semoga menjadi Umroh yang mabrur

AKOMODASI >>>
MAKKAH REHAB FIRDOUS*4 DOUBLE USD 1750 USD
MADINAH AS SHOURFAH*4 TRIPLE USD 1700 USD
JEDDAH Al- azhar*5 QUARD USD 1650 USD


(Jadual sewaktu-waktu dapat berubah)
segera hubungi kami di 0812 87 72 735

03 Februari 2010

SEMINAR "ISLAMIC SPIRITUAL HYPNO-PARENTING"


Mendidik anak secara sepintas lalu tampaknya mudah-mudah saja, tapi benarkah demikian? Kenyataannya, banyak orang tua yang stress berat karena anak-anak mereka susah sekali diatur. Kebiasaan bermain, sulit belajar atau bahkan melawan orang tua adalah sebagian kecil dari prilaku buruk anak. Pada sisi lain, demi melihat ...para orang tua stress, ternyata anak-pun mengalami hal yang sama, stress dan batin tertekan (alias Bete!).“PARADE STRESS”ini mungkin saja akan terjadi di rumah Anda, atau bahkan sudah terjadi!!! Karena –sadar atau tidak sadar– mereka telah belajar langsung dari orang tua. Lalu bagaimana mengatasi hal ini? Bagaimana mendidik anak tanpa stress? Bagaimana Anda dengan sangat cepat mengubah anak Anda menjadi lebih baik?
Bila Anda menginginkannya, seminar ini sangat penting buat Anda!!!

Setelah mengikuti Seminar ini, peserta:
1. Mengetahui nilai-nilai edukasi dalam Islam
2. Memahami hipnotis dengan benar
3. Mengungkap mitos dan kesalahpahaman tentang hipnotis.
4. Menjelaskan fenomena hipnotis secara ilmiah
5. Cara kerja pikiran sadar, bawah sadar, tidak sadar dan filter mental
6. Instant Induction; Rahasia menghipnotis dalam 10 detik atau kurang
7. Memahami Hypnosis dan kajiannya berdasarkan Spiritualitas Islam
8. Mampu membuat jangkar emosi dan spiritual dalam membangun
kesabaran dalam mendidik
9. Memahami Hypnosis dan memanfaatkannya dalam kebaikan
10. Terapis Dasar Hypnosis untuk menghilangkan Limiting Believe
anak-anak Anda
11. Inner Motivation, sebuah cara membangkitkan motivasi dari dalam
diri
12. Self Hypnotherapy, Cara menterapi diri sendiri
13. Melenyapkan hambatan kesuksesan yang berasal dari dalam diri
dengan Success Therapy

Dengan metode pembelajaran 30% teori dan 70% praktek, maka setelah mengikuti pelatihan ini, Anda tidak akan menjadi orang yang sama lagi. Anda berbeda karena Anda mengetahui “kunci” untuk mengakses dan memanfaatkan kekuatan pikiran yang sangat bermanfaat bagi Anda dalam mendidik dan mempersiapkan masa depan anak Anda.

Seminar ini akan dibawakan langsung oleh:
Nurul Huda Haem, MA, CH, CHt
Motivator Keluarga Indonesia
Konsultan Keluarga & Parenting
Trainer & Hypnotherapist
Founder Super Family Consulting

Investasi:
Rp.500.000,- (Normal / Go Show)
Dan bila Anda mendaftar segera, sebelum tgl 1 Maret 2010, Anda cukup membayar
Rp.250.000,-
Harga Spesial untuk pasangan suami-istri:
Rp.400.000,-

Fasilitas:
Lunch, Coffe Break, Materi Seminar

Tempat:
Hotel Sofyan Tebet
Jl. Dr.Soepomo, SH Jakarta Selatan
Hari, Sabtu, 13 Maret 2010
Pukul 09.00-16.00 WIB

Informasi : 0815 119 58 411 (Ali)
SMS Center : 0838 91 00000 9

Pendaftaran:
Super Family Consulting
Puri Sentra Niaga Blok B.48-49 Kalimalang Jakarta Timur.
Phone: 021-86612990, 021-866012993
Atau Transfer via BCA KCP Klender. Account: 4121476392
atas nama: A. Nurul Huda HM.
Kirimkan Bukti Transfer Anda melalui Fax: 021-8604456

09 November 2009

ikuti kajian Majelis Keluarga Super hanya di MMC


bila kini anda sedang merindukan jodoh...
datanglah, karena majelis ini akan banyak dihadiri oleh jomblowers yang insya allah akan terus menempa diri dengan tarbiyah
bila anda merindukan keluarga super....
datanglah, karena majelis ini tempat berbagi komunitas keluarga super
bila anda kangen istri yang solehah atau suami yang soleh.....
datanglah, karena yang hadir dalam perjuangan untuk mewujudkan predikat itu
bila anda menginginkan anak-anak yang berbakti......
datanglah, karena di majelis ini akan dibacakan do'a birrul walidain (do'a yang akan menghantarkan anak-anak anda menjadi lebih berbakti)
bila anda duda atau janda yang sedang mengalami kegundahan.......
datanglah karena MMC menyediakan program recovery pasca divorce atau pasca meninggalnya pasangan tercinta
dan bila Anda mengharap kebahagiaan dunia akherat........
datanglah, hadirlah, bergabunglah bersama MMC karena materi yang akan disajikan mengenai indahnya bercinta dengan Allah Sang Pewaris Kebahagiaan

Catat Tanggalnya:
Hari Minggu, Tanggal 6 Desember 2009
Waktu, Pukul 09.00 WIB
Tempat, Yayasan Al-Hamidiyah, Jl. I Gusti Ngurah Rai Kp.Sumur Rt 15/17 No.62 Klender Jakarta Timur (Peta Lokasi ada dalam gambar)
pemateri: Ustadz Nurul Huda Haem (Motivator Keluarga Indonesia)
Biaya : GRATIS !!! (PESERTA DIHARAPKAN MEMBAWA ALAT TULIS, SUPAYA BELAJARNYA MENJADI LEBIH EFEKTIF)

Ajak family, kerabat, teman, sahabat dan kolega Anda
untuk informasi hubungi panitia
083891000009
08128772735
bergabunglah bersama dalam group MMC di Facebook (account: majelis motivasi cinta)

Kami tunggu kehadiran anda dan keluarga dengan cinta...
salam super family!

31 Juli 2009

TRAINING TAUSIYAH MOTIVASI: THE POWER OF BIRRUL WALIDAIN


Bila Anda merindukan kesuksesan sejati
Bila Anda masih merasa stag dan sulit menggapai harapan;
karir tersendat, hutang belum terbayar, perjodohan yang sulit, dan kesulitan hidup lainnya...
datanglah, hadirilah, sebuah training motivasi yang mencerahkan anda untuk meraih semua impian melalui kedahsyatan berbakti kepada orang tua
catat waktunya:
Minggu, 16 Agustus 2009 Pukul 08.00 - selesai
Tempat di masjid Baiturrahman Duren Sawit Jakarta Timur
ajak semua keluarga Anda untuk menghadiri event ini
jangan lewatkan.....!
segera daftarkan diri Anda melalui nomor telepon yang ada di brosur
seluruh peserta akan diundi untuk mendapatkan doorprize umroh untuk 2 orang GRATIS!!!

18 Juli 2009

keterbukaan komunikasi

Pada suatu hari, tampak kemeriahan pesta ulang tahun perkawinan emas sepasang suami istri yang memasuki masa setengah abad kebersamaannya. Para tamu berdatangan dengan antusias, mereka tampak turut bergembira melihat kebahagiaan pasangan suami istri yang sudah berusia lanjut ini. Ketika hidangan siap disantap, sang suami menghampiri istri dengan langkah yang meyakinkan, di tangannya terdapat piring berisi kepala dan ekor ikan mas, dengan mantap dan penuh kasih sayang, ia memberikan piring itu kepada istrinya. Sang istri menerima pemberian suaminya sambil menundukkan pandangan, tak lama kemudian terdengar suara isak tangis sang istri yang membuat sang suami dan hadirin terkejut. Mereka menolehkan pandangan kepada sang istri, yang kini tangisannya semakin menjadi, ia menumpahkan isi hatinya, "Suamiku, 50 tahun aku mendampingimu menjadi istri yang setia, dari keadaan kita yang tidak punya apa-apa hingga kini berkecukupan, aku selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu karena cinta dan sayangku kepadamu, tetapi setelah setengah abad kita melalui kebersamaan ini tak kusangka engkau masih saja memberikan kepala dan ekor ikan mas, sungguh, selama hidupku kepala dan ekor ikan mas adalah makanan yang paling aku tidak suka" Demi mendengar penuturan istrinya, sang suami pun berkata, "Istriku tercinta, sejak pertama kali aku menikahimu aku bersumpah memberikan yang terbaik untukmu. Aku berusaha sekuat tenagaku sejak pagi hingga malam mencari nafkah demi kebahagiaanmu, engkau adalah kekasih hati yang selalu bersemayam dalam fikiran dan ingatanku. Terus terang selama hidupku kepala dan ekor ikan mas adalah makanan favorit yang paling aku suka, tetapi demi sumpahku memberikan yang terbaik untukmu, aku korbankan makanan favoritku untuk kebahagiaanmu. Oh, istriku tak di-nyana, ternyata 50 tahun yang kita jalani tak cukup bagi kita untuk saling memahami." Sang suami pun memohon maaf dan memeluk istrinya penuh dengan kehangatan cinta.

Terkadang kita menganggap apa yang terbaik baik bagi kita adalah yang terbaik untuk pasangan kita, padahal belum tentu demikian. Kisah tadi mengajarkan kepada kita sebuah wisdom tentang pentingnya keterbukaan dalam komunikasi. Kebekuan komunikasi adalah bom waktu yang suatu saat akan meledak, karenanya kita harus segera mencairkan kebekuan tersebut, jangan biarkan kebekuan berlangsung lama, karena seiring bartambahnya waktu akan terjadi kristalisasi persepsi yang keliru. Hubungan dalam komunikasi itu sesungguhnya menuntut adanya garis lurus antara kebutuhan dan harapan dari komunikator dan komunikannya, jika ini terpenuhi maka akan lahir kepuasan komunikasi. Gambarannya begini; Dalam kehidupan keluarga, antara suami istri dan juga anak-anak pasti terlibat komunikasi, persoalannya kemudian adalah terkadang hubungan komunikasi itu dirasakan nyaman oleh kita tetapi lawan bicara kita belum tentu merasakannya, istilahnya I am oke but you are not oke atau sebaliknya You are oke but I am not oke, anda nyaman tapi saya tidak nyaman. Karena itu kita harus berupaya membangun suasana komunikasi yang positif yaitu, I am oke and you are oke, saya dan anda sama-sama nyaman. Nah, ada baiknya kita belajar prinsip komunikasi yang diajarkan Allah dalam Kitab Suci Al-Quran. Disebutkan setidaknya ada tujuh prinsip yang harus kita perhatikan dalam membangun komunikasi, yaitu:
1. Perkataan yang baik
Pilihlah kata-kata yang tidak menyinggung perasaan pasangan kita, kita harus mulai belajar memilih kata-kata dalam berbicara, karena sekali kata-kata melukai pasangan kita, belum tentu cepat menyembuhkannya. Seperti dikatakan dalam pepatah, "Bila pedang lukai tubuh, masih ada harapan sembuh, tapi bila lidah lukai hati kemana obat akan dicari"

2. Perkataan yang mulia
Nabi Muhammad itu terkenal dengan kata-katanya yang mulia, bahkan dalam candanya sekalipun mengandung hikmah. Dia paling senang memuji, istrinya Aisyah kerap beliau sapa dengan panggilan Ya Humaira yang artinya "Wahai yang pipinya merona merah!". Nah, apakah anda punya panggilan khas kepada pasangan anda di mana panggilan itu tanda sayang anda kepadanya?

3. Perkataan yang berbekas
Terkadang kita tidak perlu berpanjang kalam, cukup dengan satu atau dua kalimat tetapi kata-kata tersebut memberikan atsar atau bekas kepada pasangan kita.

4. Perkataan yang berat
Ketika hendak menyampaikan sebuah peringatan kepada pasangan anda tentang suatu sikap yang menurut anda harus dirubah, maka gunakan prinsip ini, tegas dan berwibawa tetapi tidak mendiktenya.

5. Perkataan yang lembut
Seseorang boleh berkata, "Ah, saya mah sudah karakternya kalau bicara keras, tapi sungguh saya tidak bermaksud menyakiti hatinya." Saudaraku, saat kita merasakan tidak nyaman karena gaya bicara seseorang yang melukai hati kita, ketahuilah bahwa orang lain pun merasakan yang sama, maka berusahalah berbicara dengan lembut.

6. Perkataan yang lurus
Ada sebuah kebiasaan Rasulullah ketika menyampaikan khutbah nikah, beliau selalu membacakan ayat ini, "Dan ucapkanlah olehmu kata-kata yang lurus." Seolah-olah beliau hendak berpesan kepada calon pengantin yang akan memasuki mahligai rumah tangga untuk tidak membiasakan kata-kata yang mengandung dusta apalagi fitnah.

7. Perkataan yang pantas
Anda mungkin pernah mendengar pasangan anda berkata begini : "Kamu tuh enggak pantas ngomong begitu!" Nah, mungkin kita sering tidak memperhatikan hal yang sepele, sehingga komentar tadi keluar dari pasangan kita. Perkataan yang pantas dalam konteks ini juga berarti perkataan yang mudah difahami, tidak berbelit-belit sehingga menambah ruwet pemahaman orang yang mendengarnya.

Begitulah al-Quran mengajarkan kita tujuh prinsip dalam membangun komunikasi yang efektif. Akhirnya saya ingin anda merenungi dalam kapsul motivasi berikut ini:
"Saat mutu cinta mulai rapuh, berkacalah pada cermin kesadaran, jika anda dapati noda kesilapan maka maaf saja tak cukup untuk menyembuhkan:
Komunikasikan dan berbuatlah lebih baik!"

salam super family
sahabat keluarga Anda

Nurul Huda Haem

07 Juli 2009

GERAK ITU EMAS!

Tidak ada kata terlambat untuk membenahi biduk rumah tangga yang retak.
Segera bangkit, bergerak dan bertindak
karena diam saja membuat masalah semakin berkarat (UNH)


Sebuah pepatah lama menyatakan, diam itu emas. Bagi saya, kalimat bijak itu perlu ditempatkan pada konteks yang tepat, sebab tak jarang sikap diam membuat permasalahan tidak selesai bahkan menambah permasalahan baru yang lebih besar. Dalam menyikapi suatu masalah, manusia itu sangat dipengaruhi oleh tiga unsur utama, yakni persepsi, emosi dan aksi. Sikap diam itu boleh jadi merupakan aksi dari permasalahan yang sedang dihadapi, seperti unjuk rasa dengan stop bicara atau kebiasaan ungkapan no comment bagi sebagian selebritis kita saat diajukan pertanyaan oleh wartawan. Jika kita menggunakan pendekatan kecerdasan emosional, maka sikap diam itu menjadi sangat bahaya karena pada saat yang sama akan terjadi kristalisasi persepsi di dalam pikiran bawah sadarnya. Hal ini boleh jadi dipengaruhi oleh self talk yang menurut sebuah penelitian dilakukan oleh manusia sebanyak 40.000 hingga 60.000 kali kita melakukan pembicaraan pribadi dalam otak kita, dari sejumlah pembicaraan itu kebanyakan adalah pembicaraan pribadi yang negatif, belum lagi input atau informasi dari luar diri kita sehingga otak kita tanpa sadar akan menerima jutaan informasi yang jika tidak dikelola dengan baik akan melahirkan emosi negatif dan akhirnya memunculkan aksi yang negatif.

Secara sederhana, alurnya demikian; saat kita ditimpa masalah, otak kita bekerja merespon masalah itu dengan persepsi (zhann) kita terhadap masalah, persepsipun sangat dipengaruhi oleh pengalaman dan informasi. Respon itu ada dua, positif dan negatif, jika respon negatif yang kita berikan maka seketika emosi kita meninggi, emosinya pun menjadi negatif, lalu lahirlah aksi di mana biasanya aksi sangat dipengaruhi oleh emosi diri atau sikap diri. Kata Antoni Robbin, sikap dan gerak diri kita akan mempengaruhi emosi kita. Cobalah anda berdiri tegak dengan kepala juga tegak ke atas lalu rentangkan kedua tangan ke depan kemudian busungkan dada anda sambil tersenyum dengan lepas, nah pertahankan posisi anda seperti itu lalu cobalah mengingat hal-hal yang paling menyakitkan dalam diri anda! Sulit bukan! Begitulah emosi kita memang sangat dipengaruhi oleh sikap diri kita.

Memang ada saatnya diam itu menjadi emas, seperti kata Nabi Muhammad, orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat itu memilih perkatan sedikit yang baik atau diam. Dalam konteks ini tentu dapat kita fahami, pembicaraan yang banyak dan tidak memberi manfaat akan menjadi pembicaraan yang sia-sia, karena itu pilihan diam menjadi sangat tepat. Tetapi dalam menghadapi permasalahan sikap diam cenderung akan menggiring kita kepada sikap menyepelekan masalah. Jika anda menyadari konflik besar sedang menghantam keluarga anda, dan anda diam saja tidak melakukan gerakan apapun untuk menyelamatkan kondisi yang rapuh itu, maka pada hakikatnya Anda tidak ingin menyelesaikan masalah atau dalam istilah lain Anda sudah menyerah KALAH!!!

Maka bergerak dan bangkitlah! singkirkan segala halangan yang menghadang. Ingat keluarga sukses adalah hak setiap orang yang mau memperjuangkan dan mensukseskannya dengan penuh ketekunan dan keteguhan hati. Jadi diam memang anda butuhkan ketika pembicaraan yang panjang malah akan mengeruhkan suasana, selebihnya bergeraklah karena Tuhan dan Rasul serta seluruh orang memperhatikan gerakan dan kiprah Anda.


Info:
Bagi Anda yang ingin mengundang UNH untuk Tausiyah Motivasi keluarga super
silahkan kirim pesan singkat melalui HP: 0812 87 72 735