Bagi Anda yang Membutuhkan Jasa Lembaga Super Family Consulting...Kami Siap Membantu Permasalahan Anda !!!

tausiyah keluarga super

09 November 2009

ikuti kajian Majelis Keluarga Super hanya di MMC


bila kini anda sedang merindukan jodoh...
datanglah, karena majelis ini akan banyak dihadiri oleh jomblowers yang insya allah akan terus menempa diri dengan tarbiyah
bila anda merindukan keluarga super....
datanglah, karena majelis ini tempat berbagi komunitas keluarga super
bila anda kangen istri yang solehah atau suami yang soleh.....
datanglah, karena yang hadir dalam perjuangan untuk mewujudkan predikat itu
bila anda menginginkan anak-anak yang berbakti......
datanglah, karena di majelis ini akan dibacakan do'a birrul walidain (do'a yang akan menghantarkan anak-anak anda menjadi lebih berbakti)
bila anda duda atau janda yang sedang mengalami kegundahan.......
datanglah karena MMC menyediakan program recovery pasca divorce atau pasca meninggalnya pasangan tercinta
dan bila Anda mengharap kebahagiaan dunia akherat........
datanglah, hadirlah, bergabunglah bersama MMC karena materi yang akan disajikan mengenai indahnya bercinta dengan Allah Sang Pewaris Kebahagiaan

Catat Tanggalnya:
Hari Minggu, Tanggal 6 Desember 2009
Waktu, Pukul 09.00 WIB
Tempat, Yayasan Al-Hamidiyah, Jl. I Gusti Ngurah Rai Kp.Sumur Rt 15/17 No.62 Klender Jakarta Timur (Peta Lokasi ada dalam gambar)
pemateri: Ustadz Nurul Huda Haem (Motivator Keluarga Indonesia)
Biaya : GRATIS !!! (PESERTA DIHARAPKAN MEMBAWA ALAT TULIS, SUPAYA BELAJARNYA MENJADI LEBIH EFEKTIF)

Ajak family, kerabat, teman, sahabat dan kolega Anda
untuk informasi hubungi panitia
083891000009
08128772735
bergabunglah bersama dalam group MMC di Facebook (account: majelis motivasi cinta)

Kami tunggu kehadiran anda dan keluarga dengan cinta...
salam super family!

31 Juli 2009

TRAINING TAUSIYAH MOTIVASI: THE POWER OF BIRRUL WALIDAIN


Bila Anda merindukan kesuksesan sejati
Bila Anda masih merasa stag dan sulit menggapai harapan;
karir tersendat, hutang belum terbayar, perjodohan yang sulit, dan kesulitan hidup lainnya...
datanglah, hadirilah, sebuah training motivasi yang mencerahkan anda untuk meraih semua impian melalui kedahsyatan berbakti kepada orang tua
catat waktunya:
Minggu, 16 Agustus 2009 Pukul 08.00 - selesai
Tempat di masjid Baiturrahman Duren Sawit Jakarta Timur
ajak semua keluarga Anda untuk menghadiri event ini
jangan lewatkan.....!
segera daftarkan diri Anda melalui nomor telepon yang ada di brosur
seluruh peserta akan diundi untuk mendapatkan doorprize umroh untuk 2 orang GRATIS!!!

18 Juli 2009

keterbukaan komunikasi

Pada suatu hari, tampak kemeriahan pesta ulang tahun perkawinan emas sepasang suami istri yang memasuki masa setengah abad kebersamaannya. Para tamu berdatangan dengan antusias, mereka tampak turut bergembira melihat kebahagiaan pasangan suami istri yang sudah berusia lanjut ini. Ketika hidangan siap disantap, sang suami menghampiri istri dengan langkah yang meyakinkan, di tangannya terdapat piring berisi kepala dan ekor ikan mas, dengan mantap dan penuh kasih sayang, ia memberikan piring itu kepada istrinya. Sang istri menerima pemberian suaminya sambil menundukkan pandangan, tak lama kemudian terdengar suara isak tangis sang istri yang membuat sang suami dan hadirin terkejut. Mereka menolehkan pandangan kepada sang istri, yang kini tangisannya semakin menjadi, ia menumpahkan isi hatinya, "Suamiku, 50 tahun aku mendampingimu menjadi istri yang setia, dari keadaan kita yang tidak punya apa-apa hingga kini berkecukupan, aku selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu karena cinta dan sayangku kepadamu, tetapi setelah setengah abad kita melalui kebersamaan ini tak kusangka engkau masih saja memberikan kepala dan ekor ikan mas, sungguh, selama hidupku kepala dan ekor ikan mas adalah makanan yang paling aku tidak suka" Demi mendengar penuturan istrinya, sang suami pun berkata, "Istriku tercinta, sejak pertama kali aku menikahimu aku bersumpah memberikan yang terbaik untukmu. Aku berusaha sekuat tenagaku sejak pagi hingga malam mencari nafkah demi kebahagiaanmu, engkau adalah kekasih hati yang selalu bersemayam dalam fikiran dan ingatanku. Terus terang selama hidupku kepala dan ekor ikan mas adalah makanan favorit yang paling aku suka, tetapi demi sumpahku memberikan yang terbaik untukmu, aku korbankan makanan favoritku untuk kebahagiaanmu. Oh, istriku tak di-nyana, ternyata 50 tahun yang kita jalani tak cukup bagi kita untuk saling memahami." Sang suami pun memohon maaf dan memeluk istrinya penuh dengan kehangatan cinta.

Terkadang kita menganggap apa yang terbaik baik bagi kita adalah yang terbaik untuk pasangan kita, padahal belum tentu demikian. Kisah tadi mengajarkan kepada kita sebuah wisdom tentang pentingnya keterbukaan dalam komunikasi. Kebekuan komunikasi adalah bom waktu yang suatu saat akan meledak, karenanya kita harus segera mencairkan kebekuan tersebut, jangan biarkan kebekuan berlangsung lama, karena seiring bartambahnya waktu akan terjadi kristalisasi persepsi yang keliru. Hubungan dalam komunikasi itu sesungguhnya menuntut adanya garis lurus antara kebutuhan dan harapan dari komunikator dan komunikannya, jika ini terpenuhi maka akan lahir kepuasan komunikasi. Gambarannya begini; Dalam kehidupan keluarga, antara suami istri dan juga anak-anak pasti terlibat komunikasi, persoalannya kemudian adalah terkadang hubungan komunikasi itu dirasakan nyaman oleh kita tetapi lawan bicara kita belum tentu merasakannya, istilahnya I am oke but you are not oke atau sebaliknya You are oke but I am not oke, anda nyaman tapi saya tidak nyaman. Karena itu kita harus berupaya membangun suasana komunikasi yang positif yaitu, I am oke and you are oke, saya dan anda sama-sama nyaman. Nah, ada baiknya kita belajar prinsip komunikasi yang diajarkan Allah dalam Kitab Suci Al-Quran. Disebutkan setidaknya ada tujuh prinsip yang harus kita perhatikan dalam membangun komunikasi, yaitu:
1. Perkataan yang baik
Pilihlah kata-kata yang tidak menyinggung perasaan pasangan kita, kita harus mulai belajar memilih kata-kata dalam berbicara, karena sekali kata-kata melukai pasangan kita, belum tentu cepat menyembuhkannya. Seperti dikatakan dalam pepatah, "Bila pedang lukai tubuh, masih ada harapan sembuh, tapi bila lidah lukai hati kemana obat akan dicari"

2. Perkataan yang mulia
Nabi Muhammad itu terkenal dengan kata-katanya yang mulia, bahkan dalam candanya sekalipun mengandung hikmah. Dia paling senang memuji, istrinya Aisyah kerap beliau sapa dengan panggilan Ya Humaira yang artinya "Wahai yang pipinya merona merah!". Nah, apakah anda punya panggilan khas kepada pasangan anda di mana panggilan itu tanda sayang anda kepadanya?

3. Perkataan yang berbekas
Terkadang kita tidak perlu berpanjang kalam, cukup dengan satu atau dua kalimat tetapi kata-kata tersebut memberikan atsar atau bekas kepada pasangan kita.

4. Perkataan yang berat
Ketika hendak menyampaikan sebuah peringatan kepada pasangan anda tentang suatu sikap yang menurut anda harus dirubah, maka gunakan prinsip ini, tegas dan berwibawa tetapi tidak mendiktenya.

5. Perkataan yang lembut
Seseorang boleh berkata, "Ah, saya mah sudah karakternya kalau bicara keras, tapi sungguh saya tidak bermaksud menyakiti hatinya." Saudaraku, saat kita merasakan tidak nyaman karena gaya bicara seseorang yang melukai hati kita, ketahuilah bahwa orang lain pun merasakan yang sama, maka berusahalah berbicara dengan lembut.

6. Perkataan yang lurus
Ada sebuah kebiasaan Rasulullah ketika menyampaikan khutbah nikah, beliau selalu membacakan ayat ini, "Dan ucapkanlah olehmu kata-kata yang lurus." Seolah-olah beliau hendak berpesan kepada calon pengantin yang akan memasuki mahligai rumah tangga untuk tidak membiasakan kata-kata yang mengandung dusta apalagi fitnah.

7. Perkataan yang pantas
Anda mungkin pernah mendengar pasangan anda berkata begini : "Kamu tuh enggak pantas ngomong begitu!" Nah, mungkin kita sering tidak memperhatikan hal yang sepele, sehingga komentar tadi keluar dari pasangan kita. Perkataan yang pantas dalam konteks ini juga berarti perkataan yang mudah difahami, tidak berbelit-belit sehingga menambah ruwet pemahaman orang yang mendengarnya.

Begitulah al-Quran mengajarkan kita tujuh prinsip dalam membangun komunikasi yang efektif. Akhirnya saya ingin anda merenungi dalam kapsul motivasi berikut ini:
"Saat mutu cinta mulai rapuh, berkacalah pada cermin kesadaran, jika anda dapati noda kesilapan maka maaf saja tak cukup untuk menyembuhkan:
Komunikasikan dan berbuatlah lebih baik!"

salam super family
sahabat keluarga Anda

Nurul Huda Haem

07 Juli 2009

GERAK ITU EMAS!

Tidak ada kata terlambat untuk membenahi biduk rumah tangga yang retak.
Segera bangkit, bergerak dan bertindak
karena diam saja membuat masalah semakin berkarat (UNH)


Sebuah pepatah lama menyatakan, diam itu emas. Bagi saya, kalimat bijak itu perlu ditempatkan pada konteks yang tepat, sebab tak jarang sikap diam membuat permasalahan tidak selesai bahkan menambah permasalahan baru yang lebih besar. Dalam menyikapi suatu masalah, manusia itu sangat dipengaruhi oleh tiga unsur utama, yakni persepsi, emosi dan aksi. Sikap diam itu boleh jadi merupakan aksi dari permasalahan yang sedang dihadapi, seperti unjuk rasa dengan stop bicara atau kebiasaan ungkapan no comment bagi sebagian selebritis kita saat diajukan pertanyaan oleh wartawan. Jika kita menggunakan pendekatan kecerdasan emosional, maka sikap diam itu menjadi sangat bahaya karena pada saat yang sama akan terjadi kristalisasi persepsi di dalam pikiran bawah sadarnya. Hal ini boleh jadi dipengaruhi oleh self talk yang menurut sebuah penelitian dilakukan oleh manusia sebanyak 40.000 hingga 60.000 kali kita melakukan pembicaraan pribadi dalam otak kita, dari sejumlah pembicaraan itu kebanyakan adalah pembicaraan pribadi yang negatif, belum lagi input atau informasi dari luar diri kita sehingga otak kita tanpa sadar akan menerima jutaan informasi yang jika tidak dikelola dengan baik akan melahirkan emosi negatif dan akhirnya memunculkan aksi yang negatif.

Secara sederhana, alurnya demikian; saat kita ditimpa masalah, otak kita bekerja merespon masalah itu dengan persepsi (zhann) kita terhadap masalah, persepsipun sangat dipengaruhi oleh pengalaman dan informasi. Respon itu ada dua, positif dan negatif, jika respon negatif yang kita berikan maka seketika emosi kita meninggi, emosinya pun menjadi negatif, lalu lahirlah aksi di mana biasanya aksi sangat dipengaruhi oleh emosi diri atau sikap diri. Kata Antoni Robbin, sikap dan gerak diri kita akan mempengaruhi emosi kita. Cobalah anda berdiri tegak dengan kepala juga tegak ke atas lalu rentangkan kedua tangan ke depan kemudian busungkan dada anda sambil tersenyum dengan lepas, nah pertahankan posisi anda seperti itu lalu cobalah mengingat hal-hal yang paling menyakitkan dalam diri anda! Sulit bukan! Begitulah emosi kita memang sangat dipengaruhi oleh sikap diri kita.

Memang ada saatnya diam itu menjadi emas, seperti kata Nabi Muhammad, orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat itu memilih perkatan sedikit yang baik atau diam. Dalam konteks ini tentu dapat kita fahami, pembicaraan yang banyak dan tidak memberi manfaat akan menjadi pembicaraan yang sia-sia, karena itu pilihan diam menjadi sangat tepat. Tetapi dalam menghadapi permasalahan sikap diam cenderung akan menggiring kita kepada sikap menyepelekan masalah. Jika anda menyadari konflik besar sedang menghantam keluarga anda, dan anda diam saja tidak melakukan gerakan apapun untuk menyelamatkan kondisi yang rapuh itu, maka pada hakikatnya Anda tidak ingin menyelesaikan masalah atau dalam istilah lain Anda sudah menyerah KALAH!!!

Maka bergerak dan bangkitlah! singkirkan segala halangan yang menghadang. Ingat keluarga sukses adalah hak setiap orang yang mau memperjuangkan dan mensukseskannya dengan penuh ketekunan dan keteguhan hati. Jadi diam memang anda butuhkan ketika pembicaraan yang panjang malah akan mengeruhkan suasana, selebihnya bergeraklah karena Tuhan dan Rasul serta seluruh orang memperhatikan gerakan dan kiprah Anda.


Info:
Bagi Anda yang ingin mengundang UNH untuk Tausiyah Motivasi keluarga super
silahkan kirim pesan singkat melalui HP: 0812 87 72 735

08 Mei 2009

umroh seharga 100 ribu, pertama kali di indonesia!


APAKAH ANDA INGIN SEGERA KE TANAH SUCI?
IKUTI SEMINAR TERDAHSYAT 2009
Kini hadir untuk pertama sekali di Indonesia

Meraih hasrat tertinggi yang Terpendam Dalam Diri: HASRAT KE TANAH SUCI

Apakah anda selalu merasa tidak yakin, tidak percaya diri, dan merasa bahwa impian pergi ke tanah suci anda belum tercapai? Apakah anda merasa ini belum panggilan? Apakah anda ingin SEGERA MEWUJUDKANNYA? Jika anda mejawab "YA" ke semua pertanyaan itu di atas maka anda tidak boleh melewatkan kesempatan terdahsyat ini.

Anda akan belajar bagaimana meraih apa yang anda inginkan dengan lebih cepat dan mudah. Melalui seminar ini, Anda akan belajar bagaimana untuk :

* Mendapatkan apa yang benar-benar anda inginkan
* Merubah mindset bahwa ke tanah suci hanya untuk orang kaya saja
* Meningkatkan semangat Anda bahwa pergi ke tanah suci itu ternyata mudah
* Mengatasi kekalutan pikiran Anda
* Membangun percaya diri, mengubah yang tidak yakin menjadi SUPER YAKIN
* Mendapat INSPIRASI DAHSYAT dari perjalanan Ibnu Bathuta melalui film Journey to Mecca

Seminar ini dibawakan langsung oleh Motivator Keluarga Indonesia :

Nurul Huda Haem

* Motivator Keluarga Indonesia
* Pendiri Super Family Foundation
* Pengasuh rubrik konsultasi keluarga www.keluargasuper.com
* Penulis Buku Laris "Awas, Illegal Wedding!"
* Pengasuh program SMS Keluarga Super; Ketik REG (SPASI) UNH Kirim ke 9168
* Mantan penghulu yang telah menikahkan lebih dari 1000 pasang pengantin
* Pembimbing ibadah Haji dan Umroh
* Penulis Buku Let's Go to Umroh
* Super Consultant for Hajj and Umra Travel

SEMINAR DAHSYAT INI AKAN DISELENGGARAKAN DI TEMPAT TERDAHSYAT DI NEGERI INI
TEATER IMAX (KEONG MAS)
TAMAN MINI INDONESIA INDAH
BAHKAN ANDA AKAN MERASAKAN PENGALAMAN DAHSYAT
MENYAKSIKAN FILM JOURNEY TO MECCA
MELALUI LAYAR RAKSASA DAN SUPER SOUND THEATER IMAX

DAN RAIH KESEMPATAN UNTUK MENDAPATKAN DORPRIZE!
UMROH KE TANAH SUCI UNTUK 2 ORANG

CATAT TANGGAL DAN HARINYA:
MINGGU, 27 JUNI 2009
PUKUL : 18.30 WIB (SETELAH SHOLAT MAGRIB)
DI TEATER IMAX KEONG MAS TAMAN MINI INDONESIA INDAH

BIAYA INVESTASI & PENDAFTARAN:

Harga Investasi Training : Rp. 100.000,- (INVESTASI GOLD)
Harga Investasi Training : Rp. 175.000,- (INVESTASI PLATINUM, Kursi VVIP hanya tersedi 30 seat)

Investasi Termasuk:
1. Training Kit
2. Tiket Teater Imax
3. Tiket Masuk TMII (dan menikmati pesona keindahannya)
4. Snack
5. Gelang Keyakinan "Journey to Mecca"
6. Tiket Doorprize umroh gratis

Tetapi khusus untuk 100 orang pertama yang mendaftar dan lunas sebelum 25 Mei 2009:
GRATIS 1 T Shirt "Journey to Mecca"

TIKET PASTI TERJUAL HABIS !! DAFTAR SEKARANG JUGA!!

021- 8690 54 33
021- 8690 53 45

atau hubungi CONTACT PERSON:
YUS PERMATA
HP: 0817 0011 354

website : www.keluargasuper.com
website : www.bimatour-travel.com

Atau Datang langsung datang ke:
PT. Bhias Mega Utama
Jl. Pondok Kelapa Raya Blok A2 No. 10 B Kalimalang Jakarta Timur 13450

PEMBAYARAN DAPAT DILAKUKAN MELALUI TRANSFER:

BANK MANDIRI CABANG JATINEGARA TIMUR
Account: 006-00-0581362-5
An. A. Nurul Huda HM

BANK BNI CABANG JATINEGARA
Account: 0008850030
An. A. Nurul Huda HM

Bila Anda sudah mendaftar, segera kirimkan bukti pembayaran Anda melalui Fax ke kantor kami: 021-8690 50 93

Jangan sampai ketinggalan!
ini kesempatan Anda (HANYA DISELENGGARAKAN SEKALI DI TAHUN 2009 INI!!!)

PROGRAM RESELLER:
kami memberikan kesempatan untuk para reseller untuk mendapatkan komisi dalam mempromosikan seminar ini:

Jumlah Penjualan Komisi
10 % untuk setiap tiket yang terjual

Anda ingin mengikuti progam reseller: DATANGLAH KE KANTOR KAMI UNTUK MENGAMBIL UNDANGAN RESMI SEMINAR INI atau HUBUNGI BAGIAN MARKETING KAMI.

Cara Pembayaran program reseller:

Cara pembayaran kami sangat sederhana. Untuk setiap penjualan tiket seminar, anda akan mendapatkan komisi sesuai seperti yang tertera di atas. Semua komisi akan dibayarkan melalui Bank BNI dan Bank Mandiri. Mudah bukan? Tunggu apa lagi? Ayo mulai!! Jadilah yang terdepan MEMBANTU HAMBA ALLAH MENUJU KE TANAH SUCI!

24 Maret 2009

membangun rumah syurga

Saat kerinduan datang, sesungguhnya anda tengah merindukan suasana rumah
bukan bentuk fisiknya. Karna itu pertahankan terus iklim surgawi dalam rumah tangga anda (UNH)

Ada ungkapan dari Cak Nur (DR. Nurkholis Madjid) yang selalu saya ingat, “Rumah, selain mempunyai bentuk fisik berupa pintu, dinding dan atap, juga memiliki makna psikologis yang –dalam bahasa Inggris- disebut home bukan house. Oleh karena itu dalam bahasa Inggris tidak ada perkataan go house, tetapi go home artinya pulang.” Ungkapan ini memang tepat menggambarkan suasana rumah, persis yang dikatakan Nabi, “Rumahku adalah syurgaku”. Karena itu dalam pasasi di atas saya nyatakan bahwa saat rindu pulang ke rumah kita tidak merindukan bangunan fisiknya tetapi atmosfir yang ada di dalamnya.

Suatu hari saya diundang oleh sebuah keluarga untuk memberi advis dalam konflik rumah tangga yang mereka alami. Saat tiba di rumahnya saya tercengang melihat kemewahan rumah itu, lumayan besar nan megah, tapi yang membuat saya lebih terpana adalah ungkapan sang istri yang berkata kepada saya, “Pak, tinggal di rumah ini bagi saya bagaikan di neraka, panas!!!” Waw, saya terhenyak, aneh di luar sana banyak orang konflik karena uang belanja dan tempat tinggal yang kurang laik, tapi ini sungguh dahsyat, rumah mentereng kok kaya di neraka. Usai penasehatan saya kembali ke rumah dan saat melintas

LET'S GO TO MECCA!

15 Maret 2009

BELAJAR DARI KESALAHAN

Rasulullah SAW pernah mengingatkan seorang muslim untuk tidak terjatuh dua kali ke dalam lubang yang sama. pesan ini tentu sangat dalam dan meaningfull. setidaknya kita diharapkan menjadi pribadi-pribadi yang mau belajar dari pengalaman. ada kalanya pengalaman berbuat kesalahan tidak mudah dicerna, karena itu perlu beberapa langkah yang harus kita lakukan.

Pertama, Berdamailah dengan keadaan, yakni menerima dengan sadar jenis kesalahan yang kita lakukan, tanyakan kepada hati kita, apakah ada kegelisahan saat kita melakukannya. dulu, sahabat pernah bertanya kepada Rasul tentang dosa, dan Nabi menjawab bahwa dosa adalah apa yang membuat hati gelisah, nabi pun menyarankan untuk meminta fatwa kepada hati. bagian ini sangat penting, mengingat banyak orang yang telah melakukan kesalahan tidak siap untuk mengakuinya sebagai kesalahan, yang sering terjadi justru membuat alasan (excuse) mengapa mereka melakukan hal itu, atau dengan cara membenarkan tindakannya (justifikasi) atau -ini yang paling parah- menyalahkan orang lain dan menunjuknya sebagai kambing hitam (blaming). so, berdamailah dengan hati, perasaan, pikiran dan keadaan Anda.

Kedua, Menyesal terhadap apa yang sudah dilakukan. Ya, penyesalan memang selalu datang terlambat, tapi itu jauh lebih baik ketimbang tidak sama sekali. rasa sesal adalah karunia Tuhan Yang Maha Sayang kepada kita, bisa dibayangkan bila rasa sesal terhadap kesalahan tidak muncul dari nurani kita, pasti akan bertumpuk kesalahan setinggi gunung. karena itu saya ingin berbagi kepada Anda, pada detik pertama anda menyesal akan kesalahan, segeralah berterima kasihlah kepada Allah, karena Dia masih sayang kepada Anda. Jangan larut dalam gelimang kesalahan apalagi sampai menikmatinya.

Ketiga, Buatlah komitmen untuk tidak mengulang kembali kesalahan yang pernah Anda lakukan. ini semacam janji kepada hati untuk meraih ketenangan, karena gelisah yang pernah kita rasakan, adalah pertanda kesalahan yang kita lakukan. so, ajaklah hati kita berfikir untuk menggandakan ketenangan, komitmen untuk tidak mengulang lagi kesalahan yang pernah kita buat akan efektif membimbing gerak kita menjadi lebih positif, karena gerak tubuh ini sangat dipengaruhi oleh hati. bila baik dan tenang hati maka gerakpun akan menjadi lebih positif, tapi bila hati kita penuh gelisah, biasanya gerak akan cenderung negatif.

Tiga langkah ini haruslah disempurnakan dengan langkah terakhir yaitu mebayar costnya. lho kok pakai bayar cost segala? Ya, cost disini adalah biaya kesalahan yang harus ditebus. Bila kesalahan yang kita lakukan urusannya berhubungan dengan Allah, bayarlah dengan taubat, ucapkanlah istighfar, sentuhlah dan getarkan 'Arsy agar Allah mengampuni Anda, yakinlah Allah pasti mengampuni kesalahan kita, karena rahmat dan ampunanNya sangat luas lebih luas dari kesalahan yang pernah kita lakukan.

Cost berikutnya adalah bila kesalahan Anda berurusan dengan manusia, bayarlah dengan meminta maaf kepadanya, karena bila Anda tidak mendapatkan maafnya, kegelisahan itu tidak akan pernah hilang, kalaupun sesekali anda melupakan kesalahan dan kemudian Anda bilang "sekarang sudah tenang!", itu hanya sementara saja, suatu saat nanti pasti akan hadir kembali, jadi jangan sungkan untuk meminta maaf kepada mereka.

Nah, yang berikut ini tidak kalah pentingnya, bila kesalahan yang Anda lakukan adalah mengambil barang orang lain, jangan lupa untuk mengembalikannya, karena seorang pencuri motor tidak akan diterima taubatnya, bila sambil dia bertaubat sambil menggunakan motornya untuk beraktifitas.

Oke, semoga bermanfaat untuk kita semua, salam persaudaraan menuju kehidupan yang lebih baik.
UNH
www.keluargasuper.com